BREAKING NEWS

Wisata Ullen Sentalu Jogja: Harga Tiket, Perjalanan, Hal Unik, dan Spot Foto Terbaik



SoloJogja.com - Museum Ullen Sentalu merupakan salah satu destinasi budaya terbaik di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman berbeda dari museum pada umumnya. Terletak di kawasan Kaliurang, Sleman, museum ini menghadirkan suasana sejuk pegunungan sekaligus narasi mendalam tentang sejarah dan budaya Jawa. 

Berkunjung ke Ullen Sentalu bukan sekadar melihat koleksi benda bersejarah, tetapi juga menyelami kisah kehidupan bangsawan Jawa, filosofi hidup, serta perjalanan peradaban Mataram yang disampaikan secara elegan dan penuh makna.

Lokasi Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu berlokasi di Jalan Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 25 hingga 30 kilometer dari pusat Kota Jogja. 

Lokasinya berada di lereng Gunung Merapi, sehingga udara di sekitar museum terasa lebih sejuk dan segar dibandingkan kawasan kota.

 Lingkungan yang asri dan tenang menjadi nilai tambah tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata edukasi sekaligus relaksasi.

Cara Menuju Ullen Sentalu dari Kota Jogja

Cara menuju Museum Ullen Sentalu dari Kota Jogja terbilang cukup mudah.

 Jika menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung dapat mengambil rute Jalan Kaliurang ke arah utara hingga mencapai kawasan wisata Kaliurang. Dari sana, tinggal mengikuti papan petunjuk menuju museum. 

Waktu tempuh dari pusat kota berkisar antara 45 menit hingga satu jam, tergantung kondisi lalu lintas. Bagi yang menggunakan transportasi umum, bisa naik bus atau angkutan menuju Kaliurang, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek atau layanan transportasi online hingga ke lokasi museum.

Apa yang Ada di Museum Ullen Sentalu?

Museum ini menerapkan sistem tiket masuk berbasis tur berpemandu. Artinya, setiap pengunjung akan diajak berkeliling museum oleh pemandu yang menjelaskan koleksi dan cerita di baliknya. 

Harga tiket Museum Ullen Sentalu untuk wisatawan domestik umumnya berkisar antara empat puluh ribu hingga lima puluh ribu rupiah, sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif lebih tinggi. 

Tersedia beberapa pilihan paket tur dengan tema berbeda, seperti tur sejarah Mataram, tur manuskrip Jawa, hingga tur lengkap yang membahas kebudayaan bangsawan Jawa secara menyeluruh. J

am operasional museum biasanya dimulai pagi hingga sore hari, dan museum tutup setiap hari Senin.

Di dalam museum, pengunjung akan diajak menyusuri berbagai ruang pamer yang dirancang artistik dan menyatu dengan alam.

 Koleksi yang ditampilkan mencakup batik kuno milik keluarga bangsawan Jawa, lukisan tokoh-tokoh kerajaan, foto-foto dokumentasi kehidupan keraton, hingga berbagai artefak budaya seperti gamelan dan arca. 

Salah satu daya tarik utama Museum Ullen Sentalu adalah koleksi batiknya yang tidak hanya dipamerkan sebagai kain, tetapi juga dijelaskan filosofi dan makna simbolik di balik setiap motif.

Selain itu, museum ini juga menampilkan surat-surat pribadi bangsawan Jawa, termasuk kisah kehidupan perempuan keraton yang jarang diungkap dalam buku sejarah.

Narasi yang disampaikan oleh pemandu terasa hidup dan emosional, membuat pengunjung seolah diajak masuk ke dalam perjalanan waktu. Beberapa ruangan dibuat temaram dan berada di bawah tanah, seperti Guwa Sela Giri, yang menambah kesan sakral dan mendalam selama tur berlangsung.

Spot Foto Terbaik

Untuk urusan fotografi, Museum Ullen Sentalu memiliki aturan cukup ketat. Pengambilan foto dan video tidak diperbolehkan di sebagian besar area pameran demi menjaga koleksi agar tetap awet.

Namun, pengunjung tetap dapat mengambil foto di area luar museum. Beberapa spot foto terbaik berada di area taman, koridor bangunan, serta latar arsitektur museum yang memadukan gaya Jawa klasik dan Eropa. Replika relief candi, patung, dan taman hijau yang tertata rapi menjadi latar foto favorit banyak pengunjung.

Keunikan Museum Ullen Sentalu terletak pada konsep penyajian sejarahnya. Museum ini tidak menampilkan silsilah raja secara kaku, melainkan menuturkan kisah budaya Jawa dari sisi humanis dan filosofis.

 Nama Ullen Sentalu sendiri merupakan singkatan dari kalimat Jawa yang bermakna cahaya sebagai penuntun perjalanan hidup manusia. Filosofi ini terasa kuat dalam setiap sudut museum, mulai dari penataan ruang hingga cara pemandu menyampaikan cerita.

Keunikan lainnya adalah suasana museum yang sangat tenang dan reflektif. Tidak ada suara bising atau keramaian berlebihan, sehingga pengunjung dapat menikmati setiap cerita dengan fokus. 

Setelah tur selesai, biasanya pengunjung diajak beristirahat sambil menikmati teh atau minuman hangat, menambah kesan eksklusif dan berkelas dari pengalaman berkunjung ke museum ini.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment